Jokowi Mirip Ratna Sarumpaet?

Jokowi Mirip Ratna Sarumpaet?
Foto : Istimewa
2 minute read

“Kita semua tahu siapa diri kita, tetapi kita tak akan pernah tahu seperti apa kita nantinya.”


PinterPolitik.com

Presiden Jokowi mau ketularan Ratna Sarumpaet atau Jokowi cuman mau ikut-ikutan aja sebar berita hoax? Eh bentar-bentar, ini presiden loh! Masa sih sampai hati bilang Jokowi pembuat berita hoax. Ckckck.

Anggota Komisi XI DPR RI, Refrizal menyatakan bahwa pernyataan Jokowi bahwa IMF dan Bank Dunia membiayai sendiri pertemuan tahunan yang berlangsung mulai hari ini hingga 14 Oktober 2018 di Bali adalah kebohongan besar!

Wedeh masa amat bang? Tapi kalau eyke dengar, beberapa bulan lalu di Komisi I DPR RI yang mengelar pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri RI memang sudah membahas anggaran untuk IMF gengs. Kalau enggak salah anggarannya sekitar berapa ratus miliar gitu, lupa eyke! Soalnya kan habis itu rapat anggaran yang awalnya terbuka berubah menjadi rapat tertutup gengs. Ahahaha.

Nah lanjut ya gengs, menurut Refrizal, Komisi XI tahu persis Kemenkeu menganggarkan Rp 855 miliar yang dinilai dana itu tidak sedikit. Nah kalau enggak sedikit, kenapa DPR enggak nego aja ya? Wah jangan-jangan, jangan-jangan lagi cuy!

Tapi intinya mah apa yang dikatakan Jokowi terkait IMF-Bank Dunia mendanai sendiri pertemuanya di Bali adalah suatu hal yang bohong. Refrizal dalam hal ini sampai bilang pernyataan Jokowi merupakan bukti ketidakpahaman presiden dalam menjalankan program negara.

Tapi gengs, kalau dipikir-pikir, kok gini amat ya negara, sudah tahu IMF sukanya bagi-bagi pinjaman uang, tapi kok kita yang mau ngutang segala bikin acara sampai ratusan miliar gitu! Emangnya enggak ada cara lain apa selain berutang? Weleh-weleh.

Mau utang aja modal dulu, gimana bayarnya ya? Terus bunganya gimana tuh? Wah jangan sampai negara ini gali lubang tutup lubang, enggak abis-abis dong utangnya ya. Kapan mau jadi negara maju kalau polanya begini terus? Wkwkwk. Click To Tweet

Bodo amat dah gengs, paling kita hidup tinggal berapa puluh tahun lagi. Nanti kan yang melunasi utang bukan kita, tapi anak cucu kita cuy! Slow! Wkwkwk.

Maaf ya gengs kalau pemikiran ini sesat! Habis kesel kalau gini terus, tiap hari dipertontonkan dengan pertaruangan kepentingan elite, kapan gitu negara kita enggak sibuk sama ribut-ribut kekuasaan dan kekayaan? Hmmm (G35)

Baca juga :
Teknologi dan Revolusi Ideologi Pemuda

Facebook Comments