Jokowi-Ma’ruf, Bisa Kekinian?

Jokowi-Ma’ruf, Bisa Kekinian?
Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. (Foto: detikNews)
2 minute read

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia.” ~Soekarno


PinterPolitik.com

Memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres Presiden Joko Widodo di pilpres mendatang tentu mengagetkan banyak kalangan, terutama kaum milenial seperti eike. Ya gimana, selama ini kan presiden kita udah terlihat gaul dan metal banget tuh, tahu-tahu bersanding dengan sosok Ma’ruf yang sudah sangat sepuh. 75 tahun usianya loh, gaes… Kalau penilaianmu gimana?

Sebenarnya, sebelum pengumuman cawapres, kubu Jokowi bisa saja memiliki potensi untuk menggaet anak muda. Lihat aja partai koalisinya, ada beberapa yang kerap disebut sebagai representasi anak muda, seperti Hanura, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Kalau sekarang, eike jadi ragu gaes. Apalagi kalau Prabowo akhirnya jadi bersanding dengan Sandiaga Uno. Weleh-weleh, sanggup nggak tuh kaum milenials kayak eike berpaling dari wajah muda nan kencang terawat milik Sandi untuk memilih Jokowi-Ma’ruf. Hmmm, belum bisa dibayangkan sih. Wkwkwkwk.

Politisi Partai Hanura DKI Jakarta Canter Sangaji mengatakan, kehadiran Kiai Ma’ruf menambah kekuatan bagi kubu petahana, terutama dalam menangkal serangan anti Islam yang selama ini dilontarkan lawan-lawan politik.

Oke, mungkin untuk kalangan masyarakat religius, sosok Ma’ruf Amin bisa diterima. Tapi kan harus dilihat juga kalau pemilih anak muda di Indonesia bisa sekitar 100 juta orang. Anak muda kalau melihat orang sepuh gimana ya? Ini benar-benar menjadi PR utama Jokowi untuk membangun image berkesan untuk pemilih milenial.

Hmm, kalian punya ide jalan keluar nggak buat Jokowi? Gimana gitu caranya biar Kiai Ma’ruf lebih kekinian? Nggak mungkin juga kan make over penampilan Ma’ruf Amin biar bisa diterima kalangan muda? Hm, dibikinin akun sosial media? Hehe, damai gaes

Eike sadar sih, nggak mungkin juga mengubah kepribadian maupun penampilan seseorang. Ya, walaupun bisa, tapi belum tentu juga orangnya mau. Iya kan? Jadi kayaknya sih, PR Jokowi itu bukan soal karakter personal pasangannya, tapi lebih ke bagaimana Jokowi bisa menawarkan cara kampanye yang lebih kekinian, sehingga bisa diterima anak muda.

Nah, untuk itu, Jokowi perlu banget memasukkan anak-anak muda ke dalam tim suksesnya. Dengan begitu, ide-ide kampanye bisa lebih kreatif dan inovatif, serta bisa memberikan gambaran kedekatan kubu Jokowi dengan kaum milenial. Ntap nggak tuh? (E36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here