Jokowi Tidak Mau Didesak?

Jokowi gempa sulteng
Joko Widodo (Foto: Detik News)
3 minute read

“Kawan, tidak perlu selalu cepat panas hati, karena boleh jadi, kita hanya keliru memahami, atau terlalu cepat mengambil kesimpulan.” ~Tere Liye


PinterPolitik.com

Kerap mendapatkan kritikan soal carut-marutnya penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, akhirnya si Pakde gemes juga. Doi akhirnya menjawab komentar-komentar pedas dari berbagai pihak yang berseberangan dengannya di politik Indonesia. Ulalahh, mulai galak nih yee

Presiden Joko Widodo meminta kepada masyarakat serta seluruh pihak untuk jangan banyak protes kalau nggak tahu gimana kondisi lapangan pasca gempa di Palu-Donggala. Keadaannya tuh parah banget, sampai-sampai memerlukan waktu untuk membuatnya normal kembali.

Weleh-weleh, jadi butuh waktu berapa lama lagi nih Pakde? Katanya sepekan bisa beres? Itu fakta atau hanya ungkapan emosi karena dipanas-panasi oposisi? Nanti rakyat udah berharap, eh nggak kesampean kan Pakde sendiri yang kena. Kena malu gitu. Wkwkwk.

Hingga saat ini, menurut Jokowi, penanggulangan di Sulteng masih terus dilakukan pemerintah pusat bersama daerah. Namun, itu tetap tidak semudah yang dibayangkan.

Ya, emang yang paling mudah untuk dilakukan di dunia ini kan memberi harapan palsu. Pakde juga suka gitu toh? Bilang bisa cepat, ternyata tidak. Bilang harga akan terus stabil eh tahu-tahu naik. Loh, loh, kok eike malah nyerempet ke masalah lain? Maap ya Pak.

Jokowi nggak mau didesak soal penanggulangan gempa dan tsunami Sulteng. Terus kita kudu woles aja? Click To Tweet

Eh tapi gimana nih, Pakde kayaknya nggak mau didesak-desak. Doi bilang, nggak usah mendesak, karena kondisinya saja sudah mendesak.

Sebenarnya, Jokowi mengakui kalau penanggulangan dan penanganan bencana belum maksimal, terutama dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.

Jokowi pun mengingatkan jajaran pemerintah daerah, provinsi, termasuk kepolisian di Sulteng untuk senantiasa bekerja maksimal terhadap penanganan korban bencana alam yang sudah menelan banyak korban tersebut.

Hmm, moon maap. Jadi maksudnya yang bikin penanganannya lambat itu yang di daerah aja nich? Gitu? Kalau pemerintah pusat bagaimana tuh Pakde? Para menterinya piye? Pakde bilang pemerintah provinsi belum maksimal, bukan karena kepala daerahnya komplotan kubu sebelah kan? Edededeh

Jokowi juga menjelaskan perkembangan terkini penanganan seperti listrik yang sudah beroperasi 70 persen, dari sebelumnya hanya dua gardu yang beroperasi. BBM pun masuk dan mulai memenuhi kebutuhan masyarakat. Kudu diapresiasi tuh gaes…

Yak, namanya juga bencana alam, datang tak terduga. Apalagi negara kita juga belum punya teknologi mumpuni sebagai wilayah rawan bencana. Jadi sabarin aja. Kalau kerja pemerintah kurang cepat karena kendala sih maklumi aja. Kecuali kalau di sini bencana, di sana masih sibuk kampanye. Nah, silakan dikeroyok rame-rame dah tuh. Wkwkwk. (E36)