HomeNalar Politik

Nalar Politik

Didit The Peace Ambassador?

Safari putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit, ke tiga presiden RI terdahulu sangat menarik dalam dinamika politik terkini. Terlebih, dalam konteks yang akan sangat menentukan relasi Presiden Prabowo, Joko Widodo (Jokowi), dan Megawati Soekarnoputri. Mengapa demikian?

Prabowo Lost in Translation

2029 Anies Fade Away atau Menyala?

The Pig Head in Tempo

spot_img

Penjualan Tiket Final AFF di Makostrad Berakhir Ricuh

Penjualan 10.000 Tiket pertandingan final AFF di samping gedung Markas Kostrad, tepatnya gedung Garnisun 1 yang berada di depan stadiun Gambir, berlangsung ricuh karena banyaknya pembeli...

Aliran Bantuan Untuk Bencana Gempa Aceh Terus Mengalir

Meureudu, Aceh - Bantuan darurat masyarakat untuk korban gempa di Kabupaten Pidie dan sekitarnya terus mengalir. Dari pantauan di posko induk bencana gempa di...

Tuntutan RUU Migas yang Terus Jadi Sorotan

Indonesia, para pengamat energi dan beberapa khalayak mendesak Pemerintah dan para anggota lembaga DPR untuk segera menentukan batas waktu penetapan Rancangan Undang-Undang Migas yang...

MENUNGGANG ‘SIPUT’ REVISI UU MIGAS

pinterpolitik.com Proses revisi Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 atau UU Migas rasanya seperti menunggang siput: sedari awal sudah lambat dan oleh banyak pihak sengaja makin...
spot_img

Latest

Didit The Peace Ambassador?

The Ballad of Perwira, Bintara, Tamtama

Skip Nyontek Dedi, Pramono the Exception?

Premanisme Ormas: The Grey War?

Prabowo Lost in Translation

More Stories

Didit The Peace Ambassador?