FPI, Front Pembela Anies?

FPI Anies Baswedan
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpelukan. (Foto: VOAIndonesia)
2 minute read

“Kita semua punya sesuatu yang akan kita bela sampai titik darah penghabisan.” ~Primadonna Angela


PinterPolitik.com

Front Pembela Islam (FPI) menyatakan siap menjadi pembela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebijakan mencabut izin pembangunan pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

Wow, apakah setelah ini nama ormas tersebut akan berubah nama menjadi FPA? Hmm, jangan sejauh itu juga mikirnya ya, Sahabat. Bisa digetok sandal jepit nanti. Hehehe.

Keputusan Anies mencabut izin reklamasi Teluk Jakarta masih menyisakan tanda tanya besar. Masalahnya ada beberapa pulau yang sudah terlanjur dibangun. Nah, mau diapakan ya enaknya? Mau dibiarkan sebagai pulau mati, atau dilanjutkan pembangunannya?

Anies sendiri bilang keempat pulau yang sudah terlanjur dibangun akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Sekarang doi mengaku masih menimbang-nimbang bersama tim untuk mendapatkan jalan keluar terbaik.

Imam FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas menyebut umat Islam Jakarta harus mengapresiasi langkah Anies menyetop reklamasi. Hal tersebut secara mendadak ia lontarkan saat acara doa bersama untuk Rizieq Shihab.

Ia pun menegaskan, membela kebijakan Anies dikatakan sebagai keharusan, soalnya Anies dianggap sebagai pemimpin yang berpihak pada FPI. Demi membela Anies, ia mengatakan, FPI harus siap turun ke jalan, siap demo besar-besaran.

Eitttss, eitsss, belum apa-apa udah punya rencana demo aja nih. Semangat bener dah ah.. Ngopi dulu ngapa... Hehehe.

Seromantis apa hubungan antara Anies Baswedan dengan FPI? Click To Tweet

Tapi ngomong-ngomong kenapa tetiba FPI ngomongin soal kebijakan Anies terkait reklamasi Teluk Jakarta ya? Pada kepo nggak? Ada apa dibalik hubungan romantis mereka?

Ternyata Muchsin merasa terharu gaes dengan sikap Anies. Doi curhat, konon izin untuk menggelar doa bersama untuk Rizieq tak kunjung turun meski sudah mengirim surat sejak sebulan lalu. Namun, berkat tangan dingin Anies, acara tersebut bisa terlaksana.

Baca juga :
Penyusup 22 Mei Inginkan PTSD Tionghoa?

Jadi, Muchsin sempat mengirim surat ke Anies. Doi bilang dalam suratnya, “Pak Gubernur, kami sudah turun mendukung Anda kemarin. Kalau Anda tidak mendukung acara ini, kami kecewa berat.”

Hmm, dari omongannya sih lebih mirip surat ancaman ya. Jadi Pak Anies ngasih izin karena memang mendukung apa karena takut nih? Hayooo… (E36)

Facebook Comments