Habib Bahar Siap Dipenjara?

habib bahar bin smith
Habib Bahar bin Smith. (Foto: WowKeren.com)
2 minute read

“Mengaku salah & mohon maaf, pertanda jiwa ksatria.” ~Andrie Wongso


PinterPolitik.com

Kasus hate speech yang diduga dilakukan Habib Bahar bin Smith terus bergulir. Bahkan sekarang polisi telah dicekal ke luar negeri terhitung mulai 1 Desember 2018.

Tuh gaes, makannya kalau ngomong bae-bae. Nggak mau kan sampai dicekal keluar negeri apalagi terancam penjara? Sayang banget loh, sekarang maskapai penerbangan kan lagi hobi banget ngasih diskon terbang keluar negeri. Kursi gratis gaes. Edededeh

Oh ya, btw kemarin itu Habib Bahar sempat curhat ketika Reuni 212, soal dirinya yang dituntut untuk meminta maaf atas ucapannya yang mengatakan ‘Jokowi kayaknya banci’. Lalu apa yang doi katakan? Menurutnya, lebih baik membusuk di penjara, daripada harus meminta maaf.

Wadaawww, seriusan nih? Kok si Habib bisa segitu benci ya sama Pak Presiden? Kalian tahu nggak kenapa? Alasannya ternyata mencengangkan gaes.

Mengkritik pemerintah boleh, tapi kalau sampai menghina gimana? Click To Tweet

Habib Bahar mengatakan ceramahnya saat itu terkait dengan adanya aksi 4 November 2016 atau Aksi 411. Menurutnya, Jokowi sebagai presiden RI saat itu tak merespon keresahan umat. Jokowi dinilai lari dari tanggung jawab dan lebih memilih urusan yang tidak penting daripada jutaan umat Islam yang ingin menemuinya. Malah para habaib, kiai, dan ulama diberondong dengan gas air mata.

Hmm, moon maap. Mari kita sama-sama bernostalgia sejenak tentang aksi 411. Kayaknya Bang Habib lupa deh betapa nggak kondusifnya Aksi 411. Dulu sempat ada ricuh juga kan? Sampai-sampai petugas keamanan melepaskan gas air mata untuk melerai keributan? Masa ada kericuhan gak diurai sih?

Lagi pula, meski nggak datang ke Aksi 411, tapi Jokowi akhirnya datang menemui umat kok ketika Aksi 212, hal tersebut karena aksi dipandang lebih tertib. Jokowi bahkan sempat ikut salat jumat bersama. Ihh, ingat banget kok suasana romantis yang terlihat kala itu. Terus sekarang sebagai alumni, Jokowi diundang aja nggak, malah dijelek-jelekkan. Hayooo?

Iyaa, mungkin maksud Habib Bahar baik, ingin mengkritik Jokowi yang belum bisa menepati janji, belum bisa membuat seluruh rakyat Indonesia sejahtera, kesal melihat perusahaan-perusahaan asing makmur, tapi pribumi Indonesia menjadi budak di negeri sendiri. Tapi mbok ya santai ae ngomongnya, tidak perlu menghina.

Padahal ulama lain sudah capek-capek menyebarkan energi positif untuk senantiasa bersikap santun loh, pada siapaun. Kok Bang Habib sebagai ulama malah nganu? (E36)