Golkar Niat Pindah Kubu?

Golkar Niat Pindah Kubu
(Kanan) Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berbincang dengan Ketua Harian Golkar Nurdin Halid. (Foto: KABAR.NEWS)
2 minute read

“Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah.” ~Pramoedya Ananta Toer


PinterPolitik.com

Bukan politisi namanya kalau nggak punya banyak topeng. Di luar bilang dukung si A, di hati sebenarnya memilih si B. Di sana bilang setuju, di sini beda lagi. Jadi pantas saja kalau politik itu penuh konflik dan tipu muslihat. Kalau kata Lucinta Luna, “Lain di mulut lain di hati”. Nyanyinya nggak usah sambil goyang mekar ya, Sahabat. Jangan! Hehehe.

Jadi gaes, baru-baru ini berhembus kabar kurang mengenakkan dari Partai Golkar. Dan ternyata, isu-isu soal perpecahan di Partai Golkar itu berawal dari Politisi Senior Partai Golkar Fadel Muhammad, yang keceplosan bilang kalau tak semua kader partainya solid mendukung bakal capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

Wow…wow…wow… ternyata begitu? Tetap fokus, Sahabat! Jangan keburu terguncang. Woles, kalaupun Golkar mundur, kan masih ada lima parpol parlemen dan tiga parpol non-parlemen yang mendukung. Wkwkwkwk.

Mendengar kabar mencengangkan tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmat Wijaya tak ingin banyak berkomentar. Menurutnya itu merupakan rahasia dapur Golkar. Tapi kalau ternyata Golkar ingin berpaling, Gerindra siap menyambut.

Asik, deh, mantap betul kodenya. Tapi, ngomong-ngomong Gerindra sudah nyiapin jurus menikungnya belum nih? Ihiw! Pokoknya sih pesan aku cuma satu, kalo mau nikung jangan lupa nyalain lampu sen. Ngeri kalau sampai keseruduk kendaraan belakang. Edededeh.

Andy menduga, bisa jadi dukungan Golkar yang setengah hati ke Jokowi-Ma’ruf dikarenakan pimpinannya Airlangga Hartarto tak jadi dipinang Jokowi sebagai bakal cawapres. Apalagi Golkar merupakan partai pemenang Pemilu kedua di Pilpres 2014.

Ya, kalaupun benar alasannya demikian, pindah koalisi pun nggak akan mengubah nasib Golkar yang nggak bisa mengusung kadernya di Pilpres 2019. Betul nggak? Atau mungkin Gerindra mau coba ngasih kursi gitu? Emang rela? Hehe.

Hingga saat ini pihak Gerindra mengaku masih menjalin komunikasi dengan partai-partai politik, termasuk Golkar. Pokoknya, pepet teross sampai titik darah penghabisan. Demi 2019 ganti presiden. Hehehe. (E36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here