GNPF-U Ngarep Ketemu Jokowi

GNPF U Ngarep Ketemu Jokowi
Ustaz Haikal Hasan. (Foto: panjimas.com)
2 minute read

“Tapi Istana Negara, jelas bukan tempat berleha-leha.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Anggota Dewan Pembina GNPF Ulama, Haikal Hassan menyatakan ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Tapi entah kenapa, ia merasa presiden susah sekali ditemui.

Weleh-weleh, namanya juga presiden. Kalau nggak sibuk mah namanya pengangguran atuh? Wkwkwk.

Haikal ingin membahas mengenai dugaan kriminalisasi terhadap ulama maupun aktivis 212 lain. Haikal mengatakan banyak kasus-kasus yang menjerat mereka belum dihentikan alias SP3.

Oalah… kirain mau nawarin pakta integritas ke kubu Jokowi-Ma’ruf. Siapa tahu kan diam-diam ternyata minat juga sama Pakde Jokowi. Oh ternyata mau minta kelonggaran hukum. Hehehehe.

Menanggapi curhatan Haikal, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menyatakan siap memfasilitasi keinginan GNPF Ulama untuk bertemu presiden. Caranya mudah, tinggal kirim surat, nanti difasilitasi.

Mantap tuh. Ayo coba dibikin dulu surat cintanya. Kalau perlu yang mesra,siapa tahu responnya lebih cepat. Uwuwuwuw…

Ali juga menambahkan, bahwa ulama merupakan pewaris para nabi, tempat bertanya semua orang, karena itu GNPF Ulama yang sudah membuat Ijtima Ulama sebanyak dua kali, seharusnya bisa menjadi tempat bertanya bagi semua orang.

Menurutnya, ulama itu kalau bisa jangan merengek-rengek ke pemerintah. Nggak pantas.\GNFP-U mau ketemu Jokowi, berharap Habib Rizieq bisa dijemput? Click To Tweet

Ali kemudian menyebut bahwa yang pasti umara (pemerintah) dan ulama di Indonesia harus menyatu. Jika para ulama ingin bertemu dengan Jokowi selaku umara atau pemimpin, maka itu diterjemahkan dalam pengertian silaturahmi membangun hubungan antarsesama. Ali juga membantah Jokowi berjarak dengan ulama. Justru Jokowi semakin dekat.

Haikal mengakui kalau Jokowi kini terlihat dekat dengan ulama. Apalagi setelah menggandeng Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya. Tapi Haikal juga menekankan, harusnya Pak Jokowi jangan cuma dekat sama Ma’ruf saja, tapi juga dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Haikal meminta Jokowi harusnya menjemput Rizieq Shihab agar bisa pulang ke tanah air dengan selamat.

Tapi, gimana ya, wong si Habib maunya dijemput sama presiden baru. Kalau begitu bukannya harus nunggu pilpres 2019 selesai? Eh, tapi kalau ternyata presidennya nggak jadi ganti kudu piye? (E36)