Gara-Gara Suramadu, Jokowi Disemprit?

jokowi tol suramadu
Joko Widodo saat sosialisasi penggratisan Tol Suramadu. (Foto: Warta Ekonomi)
2 minute read

“Kebahagiaan tidak pernah meletakkan jari pada nadinya.” ~Adam Smith


PinterPolitik.com

Forum Advokat Rantau (FARA) melaporkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ke Bawaslu karena diduga melakukan kampanye terselubung saat menggratiskan tarif Tol Jembatan Suramadu.

Nah looo, gimana? Makannya cuti kampanye dong. Biar nggak disemprit mulu… Ehhh…

Anggota FARA Rubby Cahyady mengatakan ada dugaan kampanye terselubung yang kini tengah viral di media massa. Terlebih saat peresmian banyak yang menunjukkan simbol salam satu jari, yang bisa diartikan sebagai ajakan untuk memilih Jokowi.

Menurutnya, hal itu termasuk unsur dugaan kampanye terselubung berkedok penerbitan kebijakan. Merujuk ke Pasal 282 UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Nah, ini bisa jadi pelajaran juga ya untuk para peserta pemilu, atau siapapun itu. Di tahun politik seperti ini, jari itu bisa menjelma menjadi senjata sekaligus bumerang loh.

Pas lagi kampanye, bolehlah kita pakai jari untuk menunjukkan dukungan pada calon tertentu. Tapi jangan di semua kondisi kita mainan jari. Seperti di acara penggratisan tol Suramadu ini. Apalagi kalau yang melakukan pejabat pemerintahan. Nggak etis banget kan?

Hati-hati ya pakai jari, salah tunjuk dikit, bisa jadi bumerang yang akan mengantarkan pada sanksi Bawaslu. Ngeri kan? Makannya hati-hati! Itu kalau lagi ngupil juga hati-hati, nanti dikira salam satu jari. Terus juga jangan dulu mainan tiktok sambil joget dua jari ala tiktok, nanti dikira kampanye nomor urut 02. Jangan yaaa… Untuk para pejabat pemerintahan, tolong lihat sikon.

Rubby menilai, sebenarnya Jokowi tidak perlu datang langsung ke Madura untuk mengumumkan penggratisan tarif tol Jembatan Suramadu. Cukup diumumkan oleh menteri yang bersangkutan.

Hihh, kalau cuma nyuruh orang yang ngumumin, jadi nggak sesuai dengan semboyannya Jokowi dong, ‘Kerja! Kerja! Kerja!’. Kan kalau terlalu sering di dalam ruangan, jadi tidak terlihat kerja. Edededeh, gitu nggak?

Rubby lalu memastikan tidak ada kepentingan partai politik yang membuat dirinya melaporkan Jokowi ke Bawaslu. Dia membantah pelaporan merupakan titipan partai oposisi yang melawan Jokowi pada Pilpres 2019.

Ya oke deh eike percaya aja. Mudah-mudah laporannya bisa diproses dengan baik.  Siapa sih yang gak mau pemilu berjalan jujur, bersih, adil, dan bermartabat? (E36)