Ganteng-ganteng Korupsi

Ganteng ganteng Korupsi
(doc: kompas.com)
2 minute read

Zumi zola akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2018. Ganteng-ganteng kok korupsi sih?


PinterPolitik.com

Hampir semua pria memang mampu bertahan menghadapi kesulitan. Namun jika anda ingin menguji karakter pria, beri dia kekuasaan.

(Abraham Lincoln)

Memiliki wajah yang rupawan adalah anugerah Tuhan. Mungkin hal tersebut turut dirasakan oleh Zumi Zola. Udah ganteng, kulit putih, rajin sholat terus kaya lagi. Pokoknya ter-the best-lah.  

Biasanya orang yang ganteng pasti banyak ceweknya. Ow itu udah pasti. Saya aja yang muka di bawah standar gini masih laku kok, apalagi Bang Zumi yang tampangnya kayak gitu. Pasti cewek-cewek pada ngantri tuh.


Mungkin karena udah ganteng dari sononya, maka nggak heran kalau Bang Zumi dengan mudahnya  bisa malang melintang di dunia entertainment tanah air. Akan tetapi, karirnya di dunia hiburan cuma sesaat.

Sejak tahun 2010, ia memilih untuk “balik badan” dari dunia hiburan dan mencoba terjun ke dunia politik. Baru setahun bergabung dengan PAN, ia akhirnya berhasil menjadi Bupati Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Karirnya kian meroket. Pada Pilkada 2016, ia berhasil menjadi Gubernur Jambi. Namun namanya juga manusia pasti ada sisi lemahnya. Belum lama menjabat sebagai Gubernur, ia akhirnya tersangkut kasus suap dana RAPBD Provinsi Jambi.

Dengan demikian, segala kemegahan dan puja-puji yang selama ini ditujukkan padanya berubah menjadi cemoohan. Ada yang bilang: “ganteng-ganteng kok korupsi?” Bahkan saat ia meminta maaf kepada masyarakat Jambi, ia malah dinyiyirin.  Ada yang berkomentar: “balikin duitnya, maaf doang mah gampang”.

Yah, mau gimana lagi. Nasi sudah menjadi bubur. Mau menyesal, tapi semuanya telah terjadi. Lha iya dong. Kalau nyesel di awal, itu bukan penyesalan namanya. Wkwkwk.  

Mungkin ada benarnya kalau kekayaan terkadang menyilaukan mata seseorang. Apalagi kalau matanya udah akrab dengan “daun merah-biru”, maka yang semula buta pun pasti langsung melek matanya. Bang Zumi kemungkinan besar seperti itu juga. Mulanya bertindak sebagai wakil rakyat, kini malah menjelma menjadi “pencuri uang rakyat”. Hadeh hadeh hadeh, ganteng-ganteng kok korupsi. (K-32)