Fakta Hukum Kurang Kuat, Ahok Tidak Di Tahan

    1 minute read

    Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan tidak menahan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan alasan tak menahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Meskipun Gubernur DKI Jakarta nonaktif telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

    HM Prasetyo mengatakan bahwa Kejagung memiliki SOP, jika penyidik (Bareskrim Polri) tidak menahan Ahok, maka pihak jaksa pun akan melakukan hal yang sama.

    Ahok Tidak Di Tahan
    Foto: antara

    Dari kepolisian pun memberikan alasan tentang kenapa Ahok tidak di tahan,  Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan alasan kepolisian tidak menahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku tersangka karena fakta hukum yang disampaikan kurang kuat meskipun ancaman hukuman pidana dalam kasus Ahok hingga 5 tahun penjara. Tito menegaskan, penahanan baru bisa dilakukan apabila unsur subjektif dan objektif terpenuhi. Dalam kasus Ahok, unsur subjektif dan objektif masih dalam perdebatan.

    Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjelaskan kepolisian bisa langsung menahan apabila unsur subjektif dan objektif utuh.

    Share On
    Baca juga :  Rakyat Menang di Bukit Duri!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here