Fadli Zon: Maafkanlah Jokowi

propaganda rusia
Fadli Zon. (Foto: Detik)
2 minute read

“Nggak ada yang lebih menyedihkan di dunia ini, daripada permintaan maaf yang nggak pada tempatnya.” ~Laksmi Pamuntjak


PinterPolitik.com

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan yang amat blunder dengan membawa-bawa nama Rusia. Doi bilang, katanya hoaks yang yang berterbangan menghantui masyarakat kita saat ini tercipta karena ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia.

Weleh, gara-gara pernyataan tersebut, eike sempet deg-degan, loh. Nanti Pakde Vladimir Putin bete nggak ya negaranya diseret-seret dalam perang ngoceh kubu Jokowi-Prabowo? Hmmm…

Kata-kata mudah terucap, namun luka di hati siapa yang tahu? Click To Tweet

Kedubes Rusia, melalui akun Twitter resminya, menegaskan bahwa pihak Rusia nggak pernah ikut campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting bagi Rusia.

Nah, kemudian tweet tersebut dijawab oleh politisi Gerindra Fadli Zon dengan ucapan maaf. Doi bilang, mohon maaf atas pernyataan presiden Jokowi yang grasa-grasu.


Duuhhh, ini beneran ikhlas minta maaf atau ngeledek? Kok pake bilang Jokowi grasa-grusu segala? Ckckck.

Zaman sekarang, meledek presiden bisa senak udelnya saja. Nggak tahu apa kalau presiden juga punya hati yang bisa terluka? Meski cengengesan dipanggil Cak Jancuk, Pakde Jokowi ini juga bisa baper, loh. Bang Fadli nih, julidnya keterlaluan.

Terus ya, kalau Jokowi Abang bilang grasa-grusu, lalu yang waktu dulu Bang Fadli dkk mengumumkan kasus dugaan penganiyaan Ratna Sarumpaet padahal abis operasi plastik namanya apa? Belum terbukti benar atau nggaknya, tapi udah bikin konferensi pers apa bukan grasa-grusu namanya? Hehehe.

Lagian pembicaraan soal propaganda Rusia tidak berbicara dalam konteks Rusia sebagai negara, kok. Propaganda Rusia hanya terminologi dalam artikel yang Jokowi baca di Rand Corporation. Jokowi bilang, dalam tulisan tersebut, propaganda Rusia biasanya dilakukan dengan cara menyebarkan kebohongan dan pesimisme.

Hmmm, menurutku ya, biar nggak terus-terusan diledekin sama Fadli Zon dan kawan-kawan, kayaknya Pakde Jokowi harus menegaskan deh, siapa timses yang telah memakai propaganda Rusia tersebut. Terus kasih buktinya juga. Pakde Jokowi nggak mungkin menyebarkan hoaks alias berita bohong tanpa bukti, kan? Iya, kaannnn? (E36)