Ernest Incar Kursi Menteri Jokowi

Ernest Incar Kursi Menteri Jokowi
(Foto: Kurio)
3 minute read

“Lebih baik diam dan kelihatan bodoh daripada banyak bicara dan bodohnya lebih kelihatan.” – Cak Lontong


PinterPolitik.com

Antara berani dan bodoh itu beda-beda tipis loh. Kayak orang-orang yang hobi parkour aja, kan mereka bisa juga dianggap bodoh. Emang sih nyali mereka harus diacungi jempol. Bayangin aja mereka berani loncat-loncat di atas gedung-gedung tinggi. Wow.

Tapi di sisi lain, sudah banyak juga orang loh yang meninggal dari gedung-gedung tinggi gara-gara parkour. Anehnya, masih aja parkour itu ada peminatnya ya.

Sifat berani ala parkour ini mungkin juga dimiliki sama Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest loh. Tapi itu kata lawan politik loh ya, bukan kata aing. Hehehe.

Soalnya Ernest nggak punya bukti, tapi berani koar-koar ke publik nuduh PKS melakukan politik uang jelang pemilihan Wagub DKI Jakarta.

Bahkan dia dan kawan-kawan PSI lainnya juga menggelar jumpa pers khusus tentang rumor politik uang ratusan juta itu loh guys.

Katanya sih, Ernest mendengar rumor tersebut dari elite-elite politik, tapi nggak mau sebutin nama-nama orang tersebut.

Dan katanya lagi sih, elite-elite itu takut dikeroyok kalau mereka yang ngomong, makanya mereka suruh anak-anak muda untuk bertarung melawab korupsi.

Terima aspirasi yang kuat, Garbi siap menjadi partai politikSimak infografis kami lainnya di Pinterpolitik.com

Posted by Pinter Politik on Saturday, July 13, 2019

Nah loh, udah mulai kelihatan kan, kalau Rian Ernest ini berani main parkour dalam politik. Eh, nggak pakai loncat-loncat tapi ya. Hehehe.

Elite-elite itu aja nggak mau ketahuan identitasnya. Mereka juga nggak ngasih bukti konkret ke Ernest. Kok bisa-bisanya ya Ernest langsung percaya-percaya aja. Jangan-jangan… Upss.

Hati-hati loh Bang Ernest, jangan-jangan keberanianmu hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu aja.

Baca juga :
Anti Minta-minta, Surya Paloh Cerdik

Emang iya sih, pemilihan Wagub belakangan ini dipenuhi drama. Rapat Pimpinan Gabungan untuk menyetujui Tata Tertib pemilihan Wagub aja sudah sempat 2 kali ditunda loh.

Mungkin emang masih ada lobi-lobi yang belum kelar kali ya. Cuma itu kan belom bisa jadi bukti kalau ada politik uang di pemiihan Wagub DKI Jakarta juga dong.

Hati-hati loh bang Ernest, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Nanti bisa dikenain KUHP Pasal 311. Waduuh ngeri juga ya.

Jangan-jangan Ernest bikin sensasi ini cuma biar dilirik Jokowi aja kali ya. soalnya kan Jokowi pernah bilang kalau dia mau cari menteri muda dan menteri yang berani.

Kan Rian Ernest masih 31 tahun dan kejadian ini bikin dia kelihatan berani banget untuk memberantas korupsi. Pak Jokowi juga sempat bilang lagi nyari menteri yang berani kan. Cocok banget kan sama kriteria menterinya Jokowi. Asal beraninya jangan berani parkour aja. Bahaya. Upss. (R50)

Panduan Tulisan