Economic Stupidity, Prabowo Ngajak Berantem?

Economic Stupidity, Prabowo Ngajak Berantem?
Foto : Istimewa
2 minute read

“Ekonomi berdasarkan pada prinsip bahwa semua kekayaan memiliki batasnya.” ~ Edmund Burke


PinterPolitik.com

Ma’ruf Amin mengaku optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuat tonggak pembangunan ekonomi yang luar biasa.

Top markotop, ternyata pembangunan ekonomi yang membuat rupiah semakin lemah dan utang semakin menggeliat adalah suatu bentuk prestasi gengs. Pokoknya eyke sepakat terus deh sama yang dibilang Ma’ruf.

Gimana enggak sepakat coba. Orang yang berutang itu kan simbol kalau dirinya mapan. Kalau enggak mapan, ngapain juga dia berutang dan ngapain coba yang ngasih pinjaman mau mengutangkan? Betul apa betul.

Contohnya nih gengs, penghasilan kamu itu tiga juta per bulan. Apa mungkin bank mau ngasih pinjaman sebesar satu miliar? Enggak kan? Nah kalau Indonesia dikasih pinjaman ratusan triliun, apa enggak kebayang dan membuktikan ternyata negara kita ini kaya raya?

Juilah, intinya mah keren banget lah negara kita gengs. Wkwkwk.

Eh tapi gengs, kenapa ya kok Prabowo bilang Jokowi itu bodoh sekali urus ekonomi? Kata doi, karena kebodohan Jokowi, ekonomi ke depan sulit kembali bisa distabilkan. Kata Prabowo Jokowi telah membuat kebodohan kebodohan alias economics of stupidity.

Sebelumnya, Prabowo memang menyinggung soal istilah “ekonomi kebodohan” ini saat rapat kerja nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Istilah itu disebut Prabowo karena ia mengklaim jutaan hektare tanah dikuasai swasta. Click To Tweet

Intinya, Jokowi hanya bisa membuat uang kita melayang ke luar negeri. Jokowi bukan hanya sekedar menjalankan ekonomi neolib, tetapi Jokowi membuat sistem yang ini lebih parah dari neolib. Doi pun sebut istilah economics of stupidity itu yang dianggap paling cocok untuk Jokowi. Weleh-weleh.

Menanggapi hal itu, meski apa yang dibilang Prabowo sangatlah dapat menguras hati, Ma’ruf tetap bersikukuh apa yang dilakukan Jokowi selama ini adalah wujud ekonomi optimistik, jauh dari kata ekonomi pesimistik, apalagi economics of stupidity.

Nah, kalau menurut kalian gimana gengs? Lebih sepakat ekonomi Jokowi stupidity atau ekonomi Jokowi for a smart country? Wkwkwk. kalau menurut eyke, no comment gengs. Soalnya kalau eyke bilang Jokowi itu economics for the smart country, eyke dibilang fitnah besar lagi. Tapi kalau eyke bilang economics Jokowi is a stupidity, jadi kurang sopan kan. Makanya karena itu, mending eyke bilang no cemment aja deh. Wkwkwk.   (G35)