Dedi, ‘Korban Politik DKI’

Dedi, ‘Korban Politik DKI’
Dedi Mulyadi dan Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Bagiku sendiri, politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.” ~ Gie


PinterPolitik.com

Iklim politik di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta memang terasa begitu kencang seperti badai yang meluluhlantahkan stabilitas politik di Ibukota.

Bahkan, Pilgub DKI bukan hanya menjadi pesta demokrasi bagi warga DKI, tapi dampaknya terasa secara nasional. Kapan lagi kan ada Pilgub rasa Pilpres, cuma di Jakarta doang begitu weleeeeh weleeeh.

Dari awal sampe proses pemilihannya sih memang nyata banget ada tarik menariknya begitu kuat terasa, tapi yang membuat aneh justru setelah adanya pemenang, iklim politiknya semakin menjadi – jadi. Uhuuukkk, uhuuuukk. Sudah terbentuk oposisi kali ya dengan sendirinya, wadidaww weleeeh weeleeeh.

Apapun yang dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno memang sering dilihat salah oleh sebagian banyak warga DKI. Tapi tak mengapa lah, biar dinamika politik di DKI terus hidup. Kalau ga ada oposisi nantinya malah keenakan, hehehe.

Tapi entah mengapa, ide – ide yang digelontorkan oleh Anies dan Sandi saat kampanye di Pilgub DKI Jakarta justru diadopsi oleh beberapa daerah lainnya, bahkan kini jadi komoditas politik calon Gubernur daerah lain untuk berkampanye. Ada Oke Oce lah, ada Rumah DP 0 Rupiah lah, banyak deh pokoknya.

Wedeeew, berharap ada magnet electoral dari program ini atau memang ada kebermanfaatan yang signifikan dari program yang dicanangkan Anies dan Sandi? Entahlah, sesuai kebutuhan aja kali ya, weleeeeh weleeeh.

Kalau butuhnya buat kampanye ya tinggal pake aja, cuma kalau butuhnya itu bener – bener buat direalisasikan siap – siap aja harus dipikirin lagi mateng – mateng, terutama itung – itungannya.

Apa rasanya bila Oke Oce ada di Jawa Barat? Weeeeew, dan yang menariknya adalah akan adanya program rumah dengan uang muka 0 rupiah di daerah Jawa Barat yang digagas oleh Calon Wakil Gubernur, Dedi Mulyadi.

Hmmm, kayaknya kalau Dedi Mulyadi itu menang di Pilgub Jawa Barat, kayaknya sih akan ada kerjasama nih sama Pemprov DKI. Ya setidaknya kan konsepnya udah sama nih, program rumah DP 0 rupiah.

Nah kini tinggal Pemprov DKI aja nih minta izin bangun programnya di Jawa Barat, ya kan tahu sendiri di Jakarta udah habis lahannya.

Perlahan tapi pasti, warga DKI nanti dioper ke Jawa Barat, weleeeeh weleeeh. (Z19)

Share On

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here