Balada Prabowo, Rizieq dan NKRI

Balada Prabowo, Rizieq dan NKRI
Foto : Istimewa
3 minute read

“Kerja kerja kerja, bobo bobo bobo, abis kerja ya bobo. Jangan kayak politisi, cuman bobo, terus kongkow, terus bobo lagi, terus kongkow lagi.”


PinterPolitik.com

Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan audioconference dengan Rizieq Shihab dalam acara deklarasi Relawan Koppasandi. Pada saat audioconference tersebut, posisi Rizieq masih berada di Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan alasannya mengapa sampai saat ini dirinya masih terus setia bersahabat dengan Rizieq.

Prabowo mengaku setia sama imam besar  FPI itu karena Rizieq setia pada NKRI. Alhamdulillah, gengs ternyata Rizieq pro sama NKRI. Kirain eyke, Rizieq pro sama pembentukan negara khilafah. Hehehe.

Tapi gengs kenapa ya kalau eyke mendengar nama Rizieq, kok yang terbesit dikepala eyke itu malah kasus-kasus yang cenderung ingin memecah belah NKRI. Bukannya eyke enggak mau mengamini ungkapan Prabowo nih gengs. Pokoknya tuh otak eyke kalau denger nama doi, berasa kayak notifikasi di group WhatsApp yang munculnya enggak pernah slow gengs. Terus isinya kasus-kasusnya gini:

“Skandal chat, penistaan Rizieq terhadap Pancasila, penistaan Rizieq terhadap umat Hindu, penistaan Rizieq terhadap umat Kristen dan berbagai jenis ceramahnya yang cukup memprovokasi.” Weleh-weleh, apa otak eyke udah korslet kali ya?

Eh, tapi nggak apa-apa kali ya kalau masalah memprovokasi yang sering dilakukan Rizieq. Namanya juga kan sedang mengingatkan dan menasehati. Wajar aja dong kalau memprovokasi kayak gini:

“Kalian seharusnya murka sama pikiran jahat di kepala kalian. Mengapa? Sebab di saat terlintas perbuatan jahat, kalian itu sedang dibisikkan sama setan! Maka dari itu, bunuh setan dalam pikiran kalian dengan cara tidak mengikuti hawa nafsu tersebut!”

Nah, kalau gitu oke kan gengs? Namanya juga memprovokasi untuk membunuh setan, jadi halal-halal aja kan ya? Tapi kalau memprovokasi yang ujungnya malah timbul kontroversi, apa juga oke tuh gengs? Ahahaha, kalau menurut eyke mah oke-oke aja gengs, namanya juga Rizieq. Kalau namanya Mario Teguh, baru aneh. Wkwkwk, bercanda cuy!

Intinya mah kalau kata Prabowo, dirinya akan menjemput Rizieq di Saudi apabila terpilih menjadi presiden. Hal ini menjadi salah satu nazar Prabowo yang wajib ditepati.

Dalam sambutannya, Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini dalam keadaan sakit. Ekonomi, lanjut dia, dikuasai hanya oleh segelintir orang. Prabowo menambahkan bahwa semua harus bekerja keras agar Indonesia kembali berjaya dan kuat secara ekonomi.

Mantap gengs, intinya mah Prabowo bilang kalau mau ekonomi enggak sakit, kita harus kerja kerja kerja! Hmm, kok mirip kayak jargonya Jokowi ya? Jangan bilang Prabowo dan Jokowi sama aja lagi gengs! Ahahahay. Click To Tweet (G35)