Anies Jadi Tukang Gusur?

anies ingkar janji
Anies Baswedan di Kampung Akuarium, Jakarta Utara. (Foto: Tirto.id)
2 minute read

“Rakyat kecil menjadi korban tak berdosa, lantaran tak bersuara & tak punya pengacara.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Gusur dan gusur. Kalau di daerah-daerah lagi marak pembangunan perumahan, di Jakarta malah gemar gusur-gusuran. Saking padatnya penduduk gaes. Tapi aye bingung, dari sekian banyak aneka ragam penduduk Jakarta, nggak ada satu pun yang bersedia jadi separuh jiwa aye apa neh? Wkwkwk, kode dikit boleee?

Masalah gusur-menggusur sekarang lagi jadi sorotan nih gaes. Dulu waktu kampanye, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat mengkritik kebijakan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang suka gusur-gusuran.

Dulu Anies bilang, kebijakan tersebut nggak berpihak pada rakyat. Lalu, beberapa waktu kemudian….. Jeng, jeng, jeng, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta melaporkan adanya inkonsistensi antara ucapan Anies mengenai penggusuran. Apakah benar janjimu hanya janji palsu Mas?

Laporan LBH tersebut disinggung oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono karena menilai Anies selama ini dikenal sebagai sosok yang anti penggusuran. Bahkan Gembong menilai, Anies terlihat sangat mengharamkan, sekarang kok? Hmm, sudah ku duga…


Mau jadi pemimpin DKI kok janji nggak akan melakukan penggusuran. Memang bisa bangun kota di atas langit? Click To Tweet

Penggusuran di Jakarta memang suatu hal yang lumrah dilakukan. Kalau mau kotanya rapi dan maju ya harus dibangun dan ditata. Makanya ku rada aneh, kalau ada politisi yang bilang tidak akan melakukan penggusuran di Jakarta. Terus mau membangun tata kota di mana? Di atas langit Jakarta? Ckckckck.

LBH Jakarta dalam laporan terbarunya mencatat telah terjadi penggusuran di 91 titik di Jakarta selama 2017 dan 2018 di era pemerintahan Anies. Penggusuran dilakukan terhadap kawasan hunian, unit usaha, serta gabungan antara hunian dan unit usaha.

Weleh-weleh, banyak uga yaw. Terus yang lebih menghebohkan lagi, konon sebagian penggusuran tersebut merupakan penggusuran paksa dan sepihak atau tanpa musyawarah gaes. Wak wawww

Mendengar desas-desus laporan tersebut, Kasatpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, mengatakan Pemprov DKI hanya menjalankan program penataan sesuai aturan. Menurutnya, selama ini pihaknya nggak pernah melakukan penertiban yang besar.

Ya, ya, ya, beberapa orang juga ada yang menilai kalau Anies itu bukan menggusur, hanya memindahkan agar tata kota lebih teratur. Hmm, emang gubernur dulu nggak gitu ya? Mungkin sama, cuma yang ini ngomongnya lebih lemah lembut dan sopan aja kali ya? Hihihihi. (E36)