Amien Rais si Mbah ‘Asbun’

Amien Rais si Mbah ‘Asbun’
Istimewa
2 minute read

“Ini pengibulan, waspada. Bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?” ~ Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais.


PinterPolitik.com

Tua-tua keladi sepertinya sangat cocok disematkan kepada Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais. Seperti biasa, mantan Ketua Umum PAN ini memang sering sekali mengkritik pedas sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ulahnya yang terbaru, Mbah Amien bahkan menyebut Jokowi sebagai presiden ngibul. Woaah ati-ati lho Mbah, nanti dicyduk lho.

Dalam sebuah diskusi di Bandung (18/3), Amien mengkritik kebiasaan Jokowi yang sering bagi-bagi sertifikat tanah kepada masyarakat. Alih-alih dipandang sebagai prestasi, Jokowi malah dianggap tukang ngibul. Menurutnya, di sisi lain 74 persen kekayaan negeri ini dikuasai kelompok tertentu. Kontardiktif gitu deh menurutnya. Jiaaaah, cape deh.

Hadeuh, ya kalau mau mengkritik itu yang harus ada dasarnya atuh. Jangan asal cuap-cuap tanpa bukti data yang memadai. Apalagi yang berbicara adalah orang yang dianggap sebagai salah satu tokoh pergerakan reformasi 1998. Kalau cuma ‘Asbun’ (Asal Bunyi), ya semua orang juga bisa. Emangnya Mbah Amien mau disamain kelasnya sama kritikan receh ala-ala Jonru Ginting itu? Wadezig.

Dalam hal kritik mengkritik Jokowi, Mbah Amien memang sudah terhitung senior. Kayak kartun anak Tom & Jerry gitu deh mereka, gak akur-akur. Benih-benih kritik yang dilancarkan Mbah Amien mulai terlihat sejak posisinya yang berseberangan dengan Jokowi pada Pilpres 2014 silam. Sejak itu, Mbah Amien terdaftar sebagai anggota “Jokowi Haters Club”. Gak deng, becanda, hahaha.


Sebelum ini, Mbah Amien juga sering mengkait-kaitkan isu PKI dengan Presiden Jokowi. Meski sudah ditampik langsung oleh Jokowi, tapi Mbah Amien malahan menganggap Pemerintahan Jokowi seakan-akan memberi angin segar terhadap kebangkitan PKI. Warbiasa dah Mbah Amien. Ya sudah lah ya, kalau sesepuh yang cuap-cuap, kita dengerin aja deh.

Baca juga :
Papua, Indonesia Darurat Perang Kognitif?

Namanya juga udah Mbah-mbah ya, jadi wajar aja sih kalau kadang bikin tingkah lakunya aneh gitu. Ketimbang kesel sama Mbah Amien, harusnya kita-kita ini, Warganet Milenial harus memberikan apresiasi. Siapa lagi yang bisa membenci seseorang sampe ke ubun-ubun hingga akhir hayatnya, iya gak? By the way, daripada ngelantur kritik sana-sini, mending Mbah Amien momong cicit di rumah deh. (K16)