AHOK INGIN MEMBUAT PETERNAKAN LELE DI TANAH SENGKETA

    Menuju Pilkada DKI 2017, Cagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) masih melanjutkan blusukannya di tengah – tengah kasus yang sedang ramai tentangnya. Pada blusukan kali ini Ahok membeberkan rencananya untuk mengangkat UMKM dan pedagang kecil di Jakarta. Salah satu programnya adalah pinjaman dengan total Rp 1 triliun per tahun bagi para pedagang di Jakarta.

    “Pinjaman ini nantinya tidak akan meminta jaminan dari pedagang. Asalkan para pedagang terdaftar di Bank DKI supaya kita bisa lihat saluran uangnya,” kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2016).

    Sebenarnya program ini sudah lama ingin ia jalankan, namun terkendala karena tidak ada data yang jelas jumlah pedagang yang berjualan di Jakarta. Tahun lalu, dana bantuan yang dikeluarkan dari Pemprov DKI sebesar Rp 300 miliar.

    Selain itu, Ahok juga ingin kembali membuka pasar malam di Jakarta. Pasar malam tersebut nantinya akan dibuat di jalan atau di lokasi tanah sengketa yang tidak digunakan.

    Selain pasar malam, Ahok juga ingin membuat peternakan lele di tanah-tanah sengketa. Salah satu lahan yang bisa digunakan adalah lahan sengketa antara Bank DKI dan Lippo Group di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Atau tepatnya, antara Hotel Sari Pan Pacific dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ahok berencana akan menggunakan lokasi tersebut untuk tempat ternak lele.

     

    Rate this post
    Share On
    Baca juga :  Pilgub Sumut dan Ancaman Korupsi

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here