“Fitnah di media sosial lebih dari 4 tahun ini. Menuduh Presiden Jokowi itu PKI. Saya lahir tahun 1961, PKI dibubarkan tahun 1965, saya baru umur 3,5 sampai 4 tahun. Masa ada PKI balita? Logikanya enggak masuk.” ~ Jokowi.
PinterPolitik.com
[dropcap]S[/dropcap]emakin tinggi pohon menjulang, akan semakin besar juga angin yang menerpa. Peribahasa ini sepertinya cocok untuk sosok Joko Widodo yang lagi dan lagi mendapat angin besar, ehhh maksudnya cobaan besar dalam menjalankan kekuasaannya sebagai Presiden.
Kalau dicermati, kayaknya memang wajar – wajar aja kalau Presiden banyak menerima kritik, ya namanya juga orang nomor satu dan sedang berkuasa.
Tapi kadang – kadang, para kritikus itu berlebihan juga sih, masa Presiden sendiri dikatain habis – habisan, hadeuuhh.
Kalau gitu kan udah bukan kritik membangun lagi, tapi sudah menghakimi. Walaupun ada sebagian pihak semisal ga suka sama Jokowi atau dengan gaya kepemimpinannya, tapi masyarakat setidaknya harus tetap menjaga marwah jabatan Presiden.
Mau ga mau itu kan simbol negara. Ya tapi mau gimana? Apalagi di media sosial, hmmm kadang – kadang jempol Netizen lebih jahat daripada lidah yang tak bertulang, weleeh weleeeh.
Baru memimpin lebih kurang 4 tahun, Jokowi sudah mengumpulkan kompilasi fitnah yang diarahkan kepadanya di media sosial. Uppsss, yang penting Jokowi sabar aja.
Jokowi Curhat Sudah 4 Tahun Difitnah di Medsos https://t.co/bNMosT3x0q
— inilahcom (@inilahdotcom) April 25, 2018
Yang lebih repot kalau Jokowi malah sibuk dan tersita waktunya hanya untuk ngurusin fitnah. Untungnya engga ya, kocak juga kalau Jokowi lebih sibuk nanggepin kritik dibandingkan blusukan, mending blusukan aja deh.
Tapi ya namanya fitnah, mana ada yang bener sih. Nih, masa ada Netizen yang nuduh sembarangan aja kalau Jokowi itu bagian dari PKI. Akhirnya Jokowi menjawab, PKI aja dibubarkan tahun 1965, lah Jokowi lahirnya aja 1961, masa masih balita udah jadi bagian dari PKI, hadeuuuhhh.
Tuhkan kadang-kadang jempol Netizen emang jahat banget, asal-asalan aja gitu. Tapi kok Jokowi ga ada kapok – kapoknya ya, udah 4 tahun difitnah di media sosial, masih mau aja jadi Presiden di periode kedua, weleeeh weeleeeeeh.
Kalau kata Socrates, mungkin yang memfitnah Jokowi di media sosial itu adalah orang yang kalah dalam berdebat, jadi ga ada cara lain selain pake fitnah, padahal fitnah itu alat buat pecundang lho, weleeeh weleeh. (Z19)